Apa Pebedaan Antara Kawat Tembaga Dan Kawat Aluminium ?

Tanggal :10/4/2021 11:28:00 AM Penulis : Hartawan Reynaldi

Inilah Pebedaan Antara Kawat Tembaga Dan Kawat Aluminium Yang Perlu Anda Ketahui !


Kawat merupakan konduktor yang digunakan untuk menghantarkan arus listrik atau elektron. Baik logam magnetik dan non magnetik adalah konduktor, tetapi logam non magnetik dianggap merupakan yang terbaik. Tembaga dan aluminium adalah logam yang paling banyak digunakan dalam industri untuk tujuan ini. Baik kawat tembaga maupun kawat aluminium meskipun dapat digunakan untuk jangka waktu yang sangat lama, namun keduanya memiliki sifat yang berbeda. Kawat tembaga dan kawat aluminium merupakan dua bahan yang paling umum digunakan dalam konstruksi kabel listrik, trafo, motor listrik dan lainnya. Kedua logam ini bersifat konduktif, sehingga listrik mengalami sedikit atau tidak ada hambatan saat melewatinya. Perbedaan antara gulungan kawat aluminum dan kawat tembaga adalah kedua bahan tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda dalam aspek color, conductivity, cost, ductility, tensile, temperature resistance, weight dan lainnya. Sebelum membahas lebih jauh apa perbedaannya, akan dibahas apa itu kawat tembaga dan kawat aluminium?

 

Apa Itu Kawat Tembaga ?

Kabel Tembaga atau juga dikenal dengan sebutan kawat email merupakan kawat yang terbuat dari tembaga, di mana tembaga merupakan konduktor terbaik dengan berbagai keunggulannya.
Fitur kabel tembaga email adalah:
- Berat molekul kawat 63,55
- Penampilan kawat adalah kemerahan.
- Titik leleh kawat adalah 1085 °C
- Titik didih kawat adalah 2562 °C
- Kepadatan kawat adalah 8,96 g/cm3

 

Apa Itu Kawat Aluminium ?

Kabel aluminium merupakan kawat yang terbuat dari aluminium, di mana aluminium juga merupakan konduktor yang baik juga seperti tembaga sehingga banyak digunakan karena sifat dan penggunaannya.
Fitur kabel aluminium adalah:
- Berat molekul kawat 26,98
- Penampilan kawat berwarna keperakan.
- Titik leleh kawat adalah 660,37 °C
- Titik didih kawat adalah 2467 °C
- Kepadatan kawat adalah 2,7 g/cm3

 

Apa Perbedaan Kawat Tembaga Dengan Kawat Aluminium ?

1. Konduktivitas
Konduktivitas kawat tembaga lebih tinggi daripada konduktivitas kawat aluminium. Konduktivitas kawat aluminium sekitar 60% dari kawat tembaga. Sehingga kawat tembaga paling baik digunakan untuk kabel listrik dan transformator. Dalam hal tembaga sebagai kabel listrik, tembaga lebih baik daripada aluminium karena kemudahan dalam penggunaannya dan kemampuannya untuk menghantarkan listrik lebih efektif. Tembaga lebih stabil, tahan lama, dan berkinerja lebih baik daripada kabel aluminium
2. Bobot
Kawat aluminium lebih ringan dan mudah dibawa, sedangkan kawat tembaga lebih berat.
3. Ekspansi Termal
Kawat aluminium memiliki sifat mengembang pada suhu tinggi dan menyusut pada suhu rendah, sedangkan ini tidak terjadi pada kawat tembaga (tidak ada perubahan). Kabel tembaga memiliki ekspansi termal yang lebih rendah. Ini artinya tidak mengembang sebanyak kawat aluminium saat terkena panas menyusut pada suhu rendah. Karena itu kawat tembaga itu digunakan untuk AC, heat sealing pada mesin dan TV, atau produk lainnya di mana daya termal sangat tinggi.
4. Ductility
Kabel aluminium kurang ulet, sedangkan kabel tembaga lebih ulet.
5. Harga
Harga kawat aluminium lebih murah dibandingan kawat tembaga dan dengan demikian membawa keuntungan komersial.
6. Korosif
Kawat aluminium dapat menyebabkan kebakaran karena sifat korosifnya, tetapi tidak ada kecelakaan seperti itu yang terjadi pada kawat tembaga
7. Kekuatan Tarik
Kekuatan tarik kawat tembaga sekitar 40 persen lebih bagus dibandingkan kawat aluminium. Tembaga cenderung tidak pecah. Ini penting mengingat kabel listrik terkadang dipasang dengan menariknya melalui port dan feeder. Itu bisa pecah selama pemasangan jika kabelnya lemah atau rapuh.
8. Fleksibilitas
Kawat aluminium lebih fleksibel daripada tembaga sehingga lebih mudah digulung dalam proses produksi. Kabel aluminium agak lebih mudah digunakan dengan kabel tembaga. Kabel tembaga lebih kuat, sehingga kecil kemungkinannya untuk putus. Karena kabel aluminium lebih fleksibel maka mudah digunakan di ruang kecil.
9. Strength 
Kawat tembaga lebih kuat daripada kawat aluminium.
10. Daya Dukung Arus
Kawat tembaga memberikan daya dukung arus lebih tinggi hampir dua kali lipatnya pada kawat aluminium, yang membuatnya berukuran sedikit lebih kecil daripada transformator lilitan aluminium.
11. Resistivitas
Resistivitas aluminium 1,6 kali lebih tinggi dari pada tembaga, sehingga ukuran belitan aluminium lebih banyak. Resistivitas tembaga adalah 1,68 x 10-8 Ohm sedangkan resistivitas auminium 2,65 x 10-8 Ohm. Untuk mengimbanginya, penampang belitan aluminium harus memiliki 1,6 kali lebih besar dan diameter harus 1,26 kali belitan tembaga untuk menawarkan konduktansi yang sama. Ini artinya kumparan Aluminium lebih besar dari kumparan tembaga setara, yang berarti membutuhkan sekitar 1,8 kali lebih banyak penampang tembaga untuk membawa jumlah arus yang setara.
12. Bahan Non Korosif
Kawat tembaga dianggap ideal karena non korosif, yang berarti tidak bereaksi. Kawat tembaga dapat dihubungkan satu sama lain dan konduktor logam lainnya dengan mudah. Tidak ada korosi yang terjadi  seperti pada sambungan aluminium.

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English